Foto: Potret di dalam pesawat citylink. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – DPRD Samarinda berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) untuk membahas tingginya harga tiket pesawat yang terus menjadi keluhan masyarakat.
Hearing tersebut nantinya akan melibatkan pengelola bandara, maskapai penerbangan, hingga pihak terkait distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna mencari penyebab utama mahalnya tarif penerbangan.
Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, mengatakan pembahasan itu akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
Menurutnya, kenaikan harga tiket pesawat kini berdampak luas, tidak hanya terhadap aktivitas pemerintahan tetapi juga masyarakat umum.
“Kami akan memanggil sejumlah pihak terkait untuk membahas persoalan kenaikan tiket pesawat yang saat ini sangat dikeluhkan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai mahalnya biaya penerbangan membuat mobilitas warga Samarinda menjadi terganggu, terutama bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan perjalanan mendesak ke luar daerah.
Kondisi tersebut juga dinilai memengaruhi efektivitas kegiatan dinas pemerintahan dan pelayanan publik.
“Kenaikan tarif penerbangan ini tidak hanya berdampak pada kegiatan pemerintahan, tetapi juga memberatkan masyarakat yang membutuhkan transportasi udara,” katanya.
Selain menyoroti tarif tiket, DPRD Samarinda juga akan mendalami faktor lain yang diduga memicu kenaikan harga penerbangan, termasuk persoalan distribusi BBM dan dampaknya terhadap operasional maskapai.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut situasi global menjadi salah satu faktor utama naiknya biaya penerbangan.
Menurutnya, kenaikan harga bahan bakar dunia membuat maskapai harus melakukan penyesuaian tarif agar operasional tetap berjalan.
“Konflik global memicu kenaikan harga bahan bakar dunia sehingga maskapai membutuhkan penyesuaian tarif penerbangan demi menjaga operasional tetap berjalan,” jelasnya.
AHY mengakui kondisi tersebut cukup memberatkan masyarakat. Namun, pemerintah menilai kebijakan penyesuaian tarif menjadi langkah yang sulit dihindari demi menjaga keberlangsungan industri penerbangan nasional.
“Dampak kenaikan tiket pesawat memang berat dirasakan masyarakat, namun kondisi global membuat kebijakan tersebut sulit dihindari pemerintah,” tutupnya.(adv/dprdsamarinda)
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



