Samarinda Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Optimistis Pertahankan Rekor WTP

OFoto: Suasana Kepala Daerah dalam kegiatan penyerah LKPD ke BPK. (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (31/3/2026).

Penyerahan ini menjadi tahapan awal proses audit sebelum penentuan opini atas pengelolaan keuangan daerah.
Dokumen pertanggungjawaban keuangan tersebut diserahkan bersamaan dengan laporan dari sembilan pemerintah kabupaten/kota lain di Kaltim.

Wali Kota Samarinda Andi Harun melalui Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda, Ananta Fathurrozi, menjelaskan penyusunan LKPD merupakan agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan pemerintah daerah sesuai standar akuntansi pemerintahan.

Menurutnya, laporan tersebut merangkum seluruh aktivitas keuangan dan pelaksanaan program pembangunan sepanjang tahun anggaran 2025.

“Pelaporan ini merupakan hasil kinerja selama tahun 2025, termasuk realisasi berbagai kegiatan dan pencairan anggaran yang telah diselesaikan sesuai ketentuan,” ujar Ananta di Kantor BPK Perwakilan Kaltim, Jalan M Yamin, Samarinda.

Setelah dokumen diterima, tim auditor BPK akan melakukan pemeriksaan mendalam selama kurang lebih satu bulan. Proses audit meliputi pengujian sampel serta penilaian terhadap tingkat akuntabilitas dan kepatuhan pengelolaan keuangan daerah terhadap regulasi yang berlaku.

Baca Juga:   Kaltim Didorong Percepat Serapan Anggaran, Dana Rp4,9 Triliun Masih Parkir di Bank

“Hasil pemeriksaan akan melihat kesesuaian laporan dengan standar akuntabilitas. Biasanya hasil penilaian disampaikan sekitar akhir April atau Mei,” jelasnya.

Pemkot Samarinda pun menargetkan kembali meraih opini tertinggi BPK, yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang selama ini berhasil dipertahankan secara konsisten.

Ananta menyebut optimisme tersebut didasarkan pada proses pengelolaan keuangan yang telah mengikuti standar pemeriksaan BPK serta pengalaman mempertahankan capaian tersebut selama lebih dari satu dekade.

“Kita berharap laporan tahun 2025 kembali memperoleh opini WTP. Selama ini Samarinda sudah berhasil mempertahankan predikat tersebut sebanyak 12 kali berturut-turut,” katanya.

Opini WTP sendiri menjadi indikator penting dalam menilai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, sekaligus mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat daerah.

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER