Andi Harun Minta Gubernur Kaltim Hadiri Peresmian Pasar Pagi, Sinkronkan Agenda Proyek Strategis Samarinda

Foto: Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA — Wali Kota Samarinda, Andi Harun secara khusus mengundang Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud untuk menghadiri peresmian revitalisasi Pasar Pagi, salah satu proyek strategis yang segera difungsikan di Kota Tepian.

Permintaan tersebut disampaikan Andi Harun usai melakukan koordinasi langsung dengan pemerintah provinsi guna menyelaraskan jadwal peresmian sejumlah proyek pembangunan di Samarinda.

Menurutnya, kehadiran gubernur dinilai penting sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kota dan provinsi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Saya sudah mengundang Pak Gubernur untuk bisa hadir dalam peresmian proyek-proyek besar di Samarinda, terutama Pasar Pagi,” kata Andi Harun, Senin (30/3/2026).

Revitalisasi Pasar Pagi menjadi salah satu program prioritas Pemkot Samarinda setelah melalui proses pembenahan menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur maupun penataan kawasan.

Pemerintah kota berharap wajah baru pasar tradisional tersebut mampu meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain Pasar Pagi, Pemkot juga menyiapkan peresmian Terowongan Samarinda yang digadang-gadang menjadi solusi pengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan utama.

Baca Juga:   Mini Gathering Cat Lovers, Hebohnya ‘Anabul’ Catwalk di City Centrum

Namun, Andi Harun menegaskan peresmian terowongan masih menunggu kelengkapan izin operasional dari pemerintah pusat.

“Untuk terowongan, kita masih menunggu seluruh perizinan dari kementerian. Setelah semua terpenuhi, baru bisa diresmikan,” jelasnya.

Ia menegaskan aspek keamanan dan legalitas menjadi prioritas sebelum infrastruktur tersebut dibuka untuk publik.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Kaltim, turut dibahas rencana penataan kawasan bantaran sungai sebagai bagian dari pengembangan wajah kota Samarinda ke depan.

Pemkot didorong mengadopsi konsep penataan sungai yang telah berhasil diterapkan di kota lain, seperti Pontianak dan Kuching.

Menurut Andi Harun, kawasan sungai memiliki potensi besar tidak hanya sebagai elemen estetika, tetapi juga ruang publik dan destinasi wisata baru yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Melalui rangkaian proyek strategis tersebut, Pemkot Samarinda menargetkan peningkatan kualitas tata kota sekaligus memperkuat daya tarik ekonomi daerah.

Ia optimistis kolaborasi pemerintah kota dan provinsi akan mempercepat realisasi manfaat pembangunan bagi masyarakat.

“Kita ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan masyarakat dan menjadi kebanggaan bersama,” pungkasnya.

Baca Juga:   Sidak Gas Elpiji 3 Kg di Samarinda Ditemukan Timbangan Tidak Akurat

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER