Bidik Pemilih Muda 2029, PDIP Samarinda Mulai Regenerasi Lewat Musancab

Foto: Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Safaruddin dan Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda, Iswandi. (Hadi Winata/Radar Samarinda)

SAMARINDA — Menjajaki awal tahun politik, PDI Perjuangan Kota Samarinda tegah menyiapkan strategi jangka panjang dengan memperkuat regenerasi kader melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di Hotel Puri Senyiur, Rabu (4/3/2026) malam.

Kegiatan ini tidak sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi langkah konsolidasi untuk memperbarui struktur kepengurusan hingga tingkat akar rumput sekaligus membuka ruang lebih besar bagi keterlibatan generasi muda dalam partai.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Safaruddin, menegaskan pelaksanaan Musancab merupakan bagian dari tahapan organisasi yang berjalan berjenjang sesuai aturan partai.

Ia menyebut konsolidasi struktur menjadi fondasi penting untuk menjaga soliditas kader dari tingkat pusat hingga ranting.

“Proses ini bagian dari mekanisme partai yang berkesinambungan, mulai dari kongres sampai musyawarah di tingkat bawah. Tujuannya memastikan organisasi tetap solid dan bergerak dalam satu garis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda, Iswandi, menilai Musancab kali ini memiliki arti strategis karena diarahkan pada pembaruan komposisi kepengurusan.

Baca Juga:   Kampanye Akbar Rudy-Seno di Tenggarong: Denny Caknan dan Wika Salim Hibur Warga

Partai, kata dia, mulai menyesuaikan diri dengan perubahan demografi pemilih yang diproyeksikan didominasi generasi milenial dan Gen Z pada Pemilu 2029.

Ia menyebut lebih dari separuh pemilih pada pemilu mendatang berasal dari kalangan muda, sehingga pendekatan politik juga perlu bertransformasi, termasuk dalam pola komunikasi dan kerja organisasi.

“Anak muda harus diberi ruang dalam struktur. Mereka akan menjadi penggerak utama di tingkat PAC dan ranting karena di situlah kerja politik langsung bersentuhan dengan masyarakat,” jelasnya.

Meski membuka ruang regenerasi, Iswandi menegaskan keputusan terkait pencalonan kepala daerah tetap menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Struktur di daerah hanya berfungsi melakukan penjaringan serta memberikan usulan nama sesuai mekanisme internal partai.

Melalui Musancab ini, PDIP Samarinda menargetkan terbentuknya organisasi yang lebih adaptif terhadap perubahan sosial dan politik, sekaligus memperkuat mesin partai menghadapi agenda elektoral pada tahun-tahun mendatang.

“Sesuai dengan arahan pusat hingga daerah, dalam tahun awal politik ini kami memperkuat ranting-ranting. Jelas, karena generasi muda ini menjadi pemilih dan pemimpin dalam panggung politik 2029,” tutupnya.

Baca Juga:   Gus Muwafiq Umumkan Berkas Pendaftaran Rudy Mas’ud – Seno Aji Dinyatakan Lengkap

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER