Kasus dugaan penyebaran hoaks oleh Kepala SMKN 3 Samarinda mencuat ke publik. Sejumlah pihak mengklaim memiliki bukti kuat terkait dua alumni yang disebut menjadi korban dugaan predator, dan siap membawa persoalan ini ke jalur hukum.
Pernyataan tersebut memicu perhatian luas, termasuk desakan agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini secara transparan demi menjaga marwah dunia pendidikan di Samarinda.
Pembaca Setia Radar Samarinda!
Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Samarinda?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:
👉 https://koran.radarsamarinda.com
📱 https://digital.radarsamarinda.com/rs14feb2026/mobile/



