spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tahun ini, Pemkot Samarinda Bakal Bangun Sekolah Berstandar Kurikulum Cambridge

SAMARINDA – Dalam rangka mewujudkan visi “Samarinda Maju”, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berketerampilan dan berdaya saing melalui pembangunan fasilitas pendidikan bertaraf internasional. Sekolah-sekolah unggul akan dibangun mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA untuk mendukung perkembangan generasi muda yang siap bersaing di kancah global.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa pihaknya akan membangun setidaknya satu sekolah unggul setiap tahunnya. Menurutnya, pengembangan kualitas SDM harus sejalan dengan pembangunan fasilitas pendidikan yang berkualitas.

“Dengan pendirian sekolah unggulan, kita dapat menciptakan SDM yang mampu bersaing dalam pasar global, memiliki daya saing tinggi dalam dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujar Andi Harun, dalam Rapat Paripurna DPRD Samarinda, Senin (4/3/2025).

Andi Harun mengungkapkan, pembangunan sekolah unggulan akan dimulai pada pertengahan tahun, tepatnya di Juni mendatang. pihaknya, memilih SMPN 16 Samarinda sebagai sekolah pertama yang akan dibangun.

“Kemarin, saya langsung mengadakan rapat bersama Disdikbud Samarinda. Paling lama bulan depan, kita akan membuka seleksi guru dengan ketentuan atau standar Cambridge,” jelasnya.

Baca Juga:   Tugu di Simpang Lembuswana Dikritik Warganet, Tidak Mirip Pesut Mahakam

Tenaga pendidik yang akan mengajar di sekolah ini harus melalui proses seleksi yang lengkapi dan menyeluruh. Dengan ketentuan minimal, memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa inggris sesuai standar Cambridge.

“Syarat minimal kemampuan berbahasa Inggris untuk guru SD ialah D1 dan guru SMP D2, berdasarkan standar Cambridge,” terangnya.

Untuk pembangunan sekolah unggulan jenjang SMA, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov), agar bisa dikelola oleh Pemkot. Pasalnya, segala kebijakan sekolah jenjang SMA adalah kewenangan Pemprov.

“Kita telah sediakan SD dan SMP yang unggul, lantas lulusan ini akan bersekolah di SMA yang juga sepadan. Kami berharap mendapatkan izin untuk mengelola tingkat SMA,” tukasnya.

Pemkot Samarinda menyadari berbagai tantangan yang dihadapi, seperti masalah kewenangan pengelolaan fungsi pendidikan SMA. Pihaknya berharap dapat mengelola pendidikan unggulan dari tingkat dasar hingga menengah atas dengan agar alumni sekolah unggulan mampu memasuki perguruan tinggi berstandar nasional maupun internasional.

Penulis: Hadi Winata
Editor: Nicha R

BERITA POPULER