SAMARINDA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda bekerja sama dengan Bidang Statistik dan Persandian serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mengadakan sosialisasi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS).
Kegiatan ini dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda (Pemkot) dan berlangsung di Ruang Rapat Mangkupelas, Kompleks Balai Kota Samarinda pada Selasa, 20 Juni 2023.
Sosialisasi EPSS merupakan tindak lanjut dari Peraturan BPS Nomor 3 Tahun 2022 tentang EPSS, yang bertujuan untuk membina statistik sektoral di daerah. EPSS adalah proses penilaian sistematis yang melibatkan verifikasi dan validasi informasi untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral. Selain itu, EPSS juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pusat dan pemerintah daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang statistik.
Acara sosialisasi dibuka Kepala Diskominfo Kota Samarinda, Dr. Aji Syarif Hidayatullah M.Psi. Hadir juga Rangga Adhimulya sebagai narasumber dari BPS Kota Samarinda.
Dalam sambutannya, Dr. Aji Syarif Hidayatullah menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memudahkan dan lancarnya proses penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI) dan Tim Penilai Badan (TPB) dari BPS Kota Samarinda.
“Pemkot melalui Diskominfo telah membentuk tim TPI yang bertanggung jawab dalam memeriksa kelengkapan tahapan kegiatan statistik dan satu data, termasuk perencanaan, pengumpulan, pemeriksaan, dan penyebarluasan,” bebernya.
Kegiatan statistik sektoral yang akan dinilai tahun ini adalah penyusunan buku profil kepegawaian dan sumber daya manusia oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta penyusunan hasil survei pemantauan harga oleh Dinas Perdagangan (Diasag).
Selain itu, akan ada penilaian terhadap dua kegiatan lainnya, yaitu penyusunan buku profil lingkungan hidup yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan penyusunan hasil survei pemantauan stok barang oleh Dinas Perdagangan.
Syarif berharap agar kegiatan statistik sektoral yang dinilai semakin banyak ke depannya, sehingga dapat meningkatkan indeks pembangunan statistik Kota Samarinda. (kmf/MK)