Foto: Pohon tumbang di Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo, Samarinda. (Hadi Winata/Radar Samarinda)
SAMARINDA – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur Kota Samarinda pada Jumat (19/9/2025) siang. Akibatnya, sejumlah kawasan mengalami genangan air dengan ketinggian rata-rata 10 hingga 30 sentimeter dan pohon tumbang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda merilis sedikitnya ada 20 titik banjir yang tersebar di berbagai ruas jalan utama.
Beberapa ruas jalan yang terpantau tergenang di antaranya Jalan Cendana, Jalan Pasundan, Jalan Juanda Fly Over, Jalan Kadrie Oening, Jalan Teuku Umar, Jalan Pangeran Suryanata, Jalan Damang Leman, hingga Jalan Untung Suropati di kawasan simpang Jembatan Mahakam. Bahkan, fasilitas pendidikan seperti SMPN 24 Samarinda di Jalan Pangeran Suryanata, Bukit Pinang, ikut terdampak banjir.
Kondisi ini tentu membuat arus lalu lintas di sejumlah titik mengalami perlambatan. Kendaraan roda dua dan roda empat diminta untuk berhati-hati melintasi jalan-jalan yang tergenang, dan warga dihimbau untuk menepi agar terhindar risiko mogok.
Tak hanya banjir, cuaca ekstrem juga memicu sejumlah kejadian pohon tumbang. Laporan Pusdalops BPBD mencatat pohon tumbang di Jalan APT Pranoto dekat Jembatan Mahakam, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo RT.13 Gang 10, hingga kawasan Jalan Slamet Riyadi.
Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Pangeran Suryanata dekat simpang ringroad serta perumahan Griya Tepian Lestari, Karang Asam, tepat di depan Big Mall Samarinda.
Meski demikian, BPBD memastikan hingga laporan terakhir tidak ada korban jiwa maupun kejadian tanah longsor. Petugas gabungan bersama relawan masih terus melakukan upaya penanganan cepat, baik untuk pemindahan pohon tumbang maupun membantu warga yang terdampak banjir.
Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso, mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan mobilitas. Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu masih berpotensi menimbulkan gangguan di beberapa titik rawan banjir maupun pohon tumbang.
“Kami sudah menurunkan tim bersama stakeholder terkait untuk melakukan penanganan pohon tumbang, dibantu juga para relawan di Kota Samarinda. Masyarakat kami harap tetap berhati-hati dalam melakukan mobilisasi, terutama di ruas jalan yang tergenang,” ujarnya.
Untuk memastikan informasi terkini dapat diakses masyarakat, BPBD Samarinda menyediakan layanan Call Center Pusdalops di nomor WhatsApp 0811-5537-007 serta kanal resmi Instagram @bpbdkotasamarinda.
Melalui layanan tersebut, warga bisa melaporkan kejadian maupun memantau update kondisi lapangan secara real time sehingga dapat memilih arah tujuan untuk melakukan mobilisasi.
Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky



