Komisi II DPRD Kaltim Harap Direksi Baru BUMD Kaltim Segera Tunjukkan Gebrakan Nyata

Foto:Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono

SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menanggapi penetapan empat direktur utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalimantan Timur yang baru saja diumumkan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, melalui Pengumuman Nomor 500/19681/EK pada 11 September 2025.

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, mayoritas nama yang ditunjuk merupakan sosok baru, hanya satu yang merupakan wajah lama. Karena itu, ia berharap kepemimpinan baru ini bisa menghadirkan gebrakan yang signifikan, terutama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim.

“Harapan kita, di masa kepemimpinan nanti, direksi BUMD ini bisa segera menyusun program jangka pendek maupun panjang. Yang penting, ada langkah nyata yang benar-benar terasa dampaknya bagi PAD,” ujarnya.

Menurutnya, DPRD Kaltim akan memberikan waktu minimal satu tahun untuk melihat hasil kerja direksi baru tersebut. Namun, ia menekankan pentingnya rencana bisnis yang jelas, lengkap dengan timeline eksekusi.

“Kalau hanya ganti orang tanpa gebrakan baru, percuma. Kita ingin lihat bagaimana rencana bisnis mereka, timeline tiap bulan, dan cara eksekusinya. Dari situ bisa diukur capaian dan komitmennya,” tegasnya.

Baca Juga:   Rekap KPU Kabupaten Kota Se-Kaltim, Rudy-Seno Ungguli Petahana dengan 55,73% Suara

Pria yang karib disapa Sapto ini juga menyinggung isu pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) oleh Kementerian Keuangan. Dalam situasi ini, ia menilai BUMD harus menjadi garda terdepan dalam mencari sumber PAD alternatif agar daerah tidak terlalu bergantung pada dana pusat.

“BUMD ini harus jadi mesin penggerak. Jangan cuma bagus di atas kertas. Kita butuh orang-orang yang pandai melihat peluang bisnis, dengan cara yang benar, agar bisa menghasilkan PAD nyata,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud telah menetapkan empat nama sebagai direktur utama BUMD, yakni Muhammad Iqbal (PT Migas Mandiri Pratama Kaltim), Siti Hamnah Ahsan (PT Ketenagalistrikan Kaltim), Aji Mohammad Abidharta Wardhana Hakim (PT Kaltim Melati Bhakti Satya), dan Widyasmoro Eko Prawito (PD Sylva Kaltim Sejahtera).

Meski demikian, masih ada sejumlah kursi strategis di BUMD yang belum terisi dan menunggu restu gubernur. Legislator Karang Paci berharap agar para wajah baru dapat mendatangkan angin segar dan gebrakan nyata dongkrak pemasukan Benua Etam.

Baca Juga:   Program Internet Gratis Pemprov Kaltim, Dorong Digitalisasi dan Ekonomi Desa

Penulis: Hadi Winata
Editor: Andi Desky

BERITA POPULER