NasDem Samarinda Dorong Saefuddin Zuhry Maju Sebagai Calon Walikota Samarinda 2029

SAMARINDA – Partai Nasional Demokrat (NasDem) Samarinda mulai membuka kartu untuk menghadapi kontestasi politik di Kota Tepian.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Samarinda secara bulat mendorong kader internalnya, Saefuddin Zuhri, untuk maju sebagai calon Wali Kota Samarinda pada kontestasi kepala daerah mendatang.

Sikap politik itu bukan sekadar wacana. Dukungan tersebut lahir dari hasil rapat bersama 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem se-Kota Samarinda yang berlangsung Rabu (9/9/2026) malam hingga dini hari.

Ketua DPD Partai NasDem Samarinda, Joha Fajal, mengatakan keputusan itu merupakan aspirasi yang muncul dari struktur partai hingga tingkat bawah.

Pernyataan tersebut disampaikan Joha saat ditemui di Kantor DPD Partai NasDem Samarinda, Jalan Letjend Soeprapto, Kompleks Ruko Century Nomor 10, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (10/9/2026).

Menurut Joha, dorongan terhadap Saefuddin Zuhri tidak terlepas dari berakhirnya masa kepemimpinan Wali Kota Samarinda Andi Harun yang telah menjabat selama dua periode.

Dengan kondisi tersebut, NasDem mulai menyiapkan figur yang dianggap mampu melanjutkan kepemimpinan Kota Samarinda.

Baca Juga:   Ini Partai dan Caleg Yang Berhak ke Senayan Berdasar Hasil Rapat Pleno KPU Kaltim

“Karena Wali kota kita, Bapak Andi Harun, sudah berhasil memimpin Kota Samarinda, dan itu sudah dua periode, sehingga nanti secara otomatis kan tidak ikut lagi sebagai calon wali kota. Maka dari itu, saya Ketua DPD bersama-sama DPC tadi berdasarkan hasil rapat, menyampaikan terkait pencalonan,” ujar Joha.

Nama Saefuddin dinilai memiliki modal politik yang cukup kuat. Selain sebagai kader NasDem, ia saat ini merupakan Wakil Wali Kota Samarinda yang mendampingi Andi Harun dalam dua tahun terakhir.

Bagi jajaran pengurus NasDem Samarinda, pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Saefuddin dianggap layak didorong untuk naik kelas dari kursi wakil wali kota menuju posisi orang nomor satu di Samarinda.

Joha menegaskan, dukungan tersebut bukan keputusan yang datang tiba-tiba dari elite partai. Aspirasi itu disebut mengalir dari pengurus tingkat kecamatan hingga kelurahan.

“Karena Pak Andi Harun sudah tidak maju, ya gimana kalau kader kita yang sekarang jadi Wawali, kita dorong maju jadi wali kota, gitu loh. Nah, namun demikian, kita di partai ini kan memang ada proses, tapi paling tidak masukan-masukan dari pengurus DPC, ya, itu sudah bisa menyampaikan bahwa keberhasilan Pak Saefuddin Zuhri sebagai kader NasDem mendampingi Bapak Wali Kota Andi Harun dianggap sudah sangat berhasil,” ungkapnya.

Baca Juga:   Pelantikan di Undur 20 Februari 2025, Pemkot Nyatakan Siap dan Tinggal Tunggu Arahan Pusat

Meski demikian, keputusan DPD dan DPC NasDem Samarinda belum menjadi tiket pencalonan. Partai masih harus melewati mekanisme internal hingga keputusan akhir berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.

Namun, Joha memastikan aspirasi dari daerah akan dibawa secara berjenjang ke tingkat pusat.

Yang menarik, NasDem Samarinda bahkan menyebut hanya akan mendorong satu nama dari kader internal untuk posisi calon wali kota.

“Nah, ini atas dasar itu, ya, nanti kami juga akan menyampaikan supaya pada saat ada perintah dari DPP, kita sudah sepakat, ya, bahwa kader yang terbaik yang nantinya akan maju hanya satu orang, yaitu Saefuddin Zuhri, nggak ada orang lain, ya. Itu dari kader NasDem. Saya kira itu,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa NasDem Samarinda mulai menempatkan Saefuddin Zuhri sebagai figur utama untuk estafet kepemimpinan setelah era Andi Harun berakhir.

Kini bola berada di tangan DPP NasDem. Apakah aspirasi dari bawah itu akan berubah menjadi rekomendasi resmi, masih menunggu proses politik berikutnya.

Baca Juga:   Lestarikan Budaya Dayak Kaltim,Rudy Mas’ud Gelar Lomba Menyumpit di Desa Pampang

Yang jelas, satu nama sudah dikunci dari Samarinda: Saefuddin Zuhri.

Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Nicha R

BERITA POPULER